cahaya kehidupan

Saat mimpi terlupakan
dihembus kabut dingin di lembah ini
nurani berbisik jangan berhenti
tapi raga tak sanggup lg untuk berlari

langit msh gelap, bulan terlihat malu mengintip dr celah pepohonan
dari sekian banyak langkah yg terlewat
hidup ini masih blm ada titik terang

mata kadang trpejam, serentak kemudian terjaga
memandang cahaya putih di kejauhan
cahaya kehidupan yg ingin ku tuju
cahaya penuh damai dan kebahagiaan

sekali lagi raga ini bangkit
mencari jati diri dan harapan yg hilang entah kemana.
berharap di persimpangan akan ada jalan.
bertumpu pada keyakinan , kaki ini kembali melangkah.

awan Selasa, 01 November 2011
MANAJEMEN WAKTU

Teman,ada sebuah ilustrasi.Tentang betapa berharganya WAKTU dalam hidup kalian. Hope you can take lessons from this.........

Suatu hari, seorang ahli 'Manajemen Waktu' berbicara di depan sekelompok mahasiswa bisnis, dan ia memakai ilustrasi yg tidak akan dengan mudah dilupakan oleh para siswanya.

Ketika dia berdiri dihadapan siswanya dia mengeluarkan toples berukuran galon yg bermulut cukup lebar, dan meletakkannya di atas meja.

Lalu ia juga mengeluarkan sekitar selusin batu berukuran segenggam tangan dan meletakkan dengan hati-hati batu-batu itu kedalam toples. Ketika batu itu memenuhi toples sampai ke ujung atas dan tidak ada batu lagi yg muat untuk masuk ke dalamnya, dia bertanya: "Apakah toples ini sudah penuh?"

Semua siswanya serentak menjawab, "Sudah!" Kemudian dia berkata, "Benarkah?"
Dia lalu meraih dari bawah meja sekeranjang kerikil. Lalu dia memasukkan
kerikil-kerikil itu ke dalam toples sambil sedikit mengguncang-guncangkannya,
sehingga kerikil itu mendapat tempat diantara celah-celah batu-batu itu.

Lalu ia bertanya kepada siswanya sekali lagi: "Apakah toples ini sudah penuh?"

Kali ini para siswanya hanya tertegun,"Mungkin belum!", salah satu dari siswanya menjawab.
"Bagus!" jawabnya.

Kembali dia meraih kebawah meja dan mengeluarkan sekeranjang pasir. Dia mulai memasukkan pasir itu ke dalam toples, dan pasir itu dengan mudah langsung memenuhi ruang-ruang kosong diantara kerikil dan bebatuan.

Sekali lagi dia bertanya, "Apakah toples ini sudah penuh?"

"Belum!" serentak para siswanya menjawab.

Sekali lagi dia berkata, "Bagus!"

Lalu ia mengambil sebotol air dan mulai menyiramkan air ke dalam toples, sampai toples itu terisi penuh hingga ke ujung atas. Lalu si Ahli Manajemen Waktu ini memandang kepada para siswanya dan bertanya: "Apakah maksud dari ilustrasi ini?"

Seorang siswanya yg antusias langsung menjawab, "Maksudnya, betapapun penuhnya jadwalmu, jika kamu berusaha kamu masih dapat menyisipkan jadwal lain kedalamnya!"

"Bukan!", jawab si ahli, "Bukan itu maksudnya. Sebenarnya ilustrasi ini
mengajarkan kita bahwa :
JIKA BUKAN BATU BESAR YANG PERTAMA KALI KAMU MASUKKAN, MAKA KAMU TIDAK AKAN
PERNAH DAPAT MEMASUKKAN BATU BESAR ITU KE DALAM TOPLES TERSEBUT.

"Apakah batu-batu besar dalam hidupmu? Mungkin anak-anakmu, suami/istrimu, orang-orang yg kamu sayangi, persahabatanmu, kesehatanmu, mimpi-mimpimu. Hal-hal yg kamu anggap paling berharga dalam hidupmu. Ingatlah untuk selalu meletakkan batu-batu besar tersebut sebagai yg pertama, atau kamu tidak akan pernah punya waktu untuk memperhatikannya. Jika kamu mendahulukan hal-hal yang kecil dalam prioritas waktumu, maka kamu hanya memenuhi hidupmu dengan hal-hal yang kecil, kamu tidak akan punya waktu untuk melakukan hal yang besar dan berharga dalam hidupmu".


awan Jumat, 01 April 2011
Revolusi=permainan politik?



Senin , 7 Februari 2011

Sepertinya di televisi tak henti-hentinya kita lihat tayangan Revolusi Mesir .Sebuah usaha untuk menggulingkan pemerintah Presiden yg (katanya) kapitalis.
Setiap revolusi menghasilkan konflik perpecahan.Itulah knyataan yg terjadi .Bagaimana tidak?Ratusan bahkan ribuan nyawa melayang,yang(lagi-lagi)katanya berjuang demi revolusi .
Setiap tindakan anarki tidak akan trjadi apabila tidak ada provokator yg memulainya.Mungkin saja para demonstran itu telah ditunggangi oleh pihak-pihak yg sengaja tidak ingin Mesir hidup damai.
Hal seperti ini juga telah terjadi di negara kita tahun 98 .Revolusi menggulingkan pmerintahan orde baru.Menghasilkan gerakan massa yg destruktif scara massal.Dengan alasan ganti Presiden,si ini ga pantes jadi Presiden.Trus maunya siapa yg jadi Presiden?Bakal bener ga? Emangnya gampang ngurus negara? Inilah dampak dari negara demokrasi .Bebas berpendapat tapi kebanyakan ngawur dan nyeleneh.Para anggota DPR pun gitu,kerjaannya tidur dan cengengesan.Yang dipikirin cm gedung baru,mobil bagus tapi sidang kerjaannya tidur dan facebook-an.
Tak ada yg mau dsalahkan.Semua merasa paling benar.
Dampak revolusi yang lbh parahnya lagi adalah ,sesama saudara Muslim di Mesir saling membunuh gara-gara masalah Pro dan Kontra thadap pemerintahan Husni Mubarok.
Itulah dampak dari permainan politik.Politik sudah lama menjadi alat memperkaya diri dan meninggikan kedudukan bagi masyarakat kita.
Sangat langka skali figur gentlemen di negara kita.Kalau udah urusan politik,pasti saling tuduh,saling lempar,saling cari kambing hitam.
Buat saya sendiri,politik itu bullshit lah .Setiap partai politik selalu mengatas-namakan kepentingan rakyat ,nyatanya cuma buat mengedepankan kepentingan keluarga dan kelompoknya.
Kenapa saya ngomong begitu? Ya iya dong ,coba dilihat berapa byk parpol di negara kita.Saat kampanye,smuanya mengumbar janji ,janji ini janji itu,bakal gini bakal gitu .
Pas penghitungan suara ,taunya mereka ga dapet suara banyak ,gagal jadi presiden.
Terus kemana? Menghilang tanpa jejak kan? Mana janji-janjinya dulu? Kalau memang niatnya mau mengedepankan kepentingan rakyat dan memajukan bangsa harusnya parpol-parpol yg kalah itu jgn ngilang gitu aja dong. Buktiin janji-janjinya walaupun ga jadi Presiden.
Gimana para pembaca?Kebukti kan mereka cuma mengedepankan kepentingan pribadinya?
Tanpa bermaksud mengajak,kalau saya pribadi sih dari dulu golput , milih atau ga milih juga sama aja ,ga bkin harga bahan sembako turun harga .Malah makin naik.Simpel kan alesan saya?
hehehehe . . . .
God bless Indonesia,even there are so much lies and sins in this country.

awan Senin, 07 Februari 2011
belum menjadi apa-apa


Jumat,28 Januari 2011

Kembali lagi di tengah malam yg sepi .Pikiran saya terbang jauh ,kemanapun saya mau .
Malam ini pikiran mengajak saya untuk flashback, intropeksi.Apa yg sudah saya alami dan sudah sberapa jauh saya telah brkarya .
Well ,saya adalah seorang mahasiswa semester 3 (udah slesai sih uasnya,mau masuk smster 4 Insya Allah) , Jurusan Management of Agribusiness ,Bogor Agricultural University.Anak ptama dr 3 brsaudara ,seorang muslim , dan calon suami (ya iyalah,masa calon istri? zzz garing) .Saya ska menyebut dri saya entrepreneur atau calon lah .Belakangan ini saya bru saja keluar dr band metal Life Again ,dan memilih utk solo karier(gaya dikit hehe) .Kehidupan selama 19 tahun saya jalani dgn ckup susah payah(tanpa brmksud mengeluh) .Saya punya kekasih tercinta Meliana Anissa Putri Hardhani ,mahasiswi smstr 1 ,satu jurusan dgn saya .Kami pacaran sudah hmpr 3 taun dan Insya Allah awet smpe nikah smpe tua( doain yee . .)
oke saya kira ckup.
mari flashback. . . . .
Saya adalah mahasiswa ,tp kelakuan saya bkn sprti mhasiswa .Bagaimana tidak?kuliah pun saya sering males-malesan.
Saya adalah muslim ,tapi menunaikan kwjiban sprti solat msh byk yg bolong.Muslim sprti apa kaya gitu?
Saya blng saya entrepreneur ,tapi usaha yg saya jalankan suka tertunda-tunda dn byk malesnya.
Saya adalah pacar dn calon suami bagi dia ,tapi yg saya prbuat mlah sering bkin dia nangis (dia yg trlalu sensitif kali ya?) .
Saya sering memberi advise dn masukan k teman-teman saya,membantu memecahkan msalah mreka.Tapi giliran saya yg pnya masalah ,saya merasa kesulitan menyelesaikannya .Kata-kata yg sering saya ucapkan k mereka seolah-olah jadi non sense stelah saya sadar saya tidak dpt mempraktekannya pada diri saya sendiri .
Jadi apa sebutan yg pantas buat saya?
Saya sudah jadi apa skrg?
Dan dari uraian d atas saya menyimpulkan saya belum menjadi apa-apa.......

awan Jumat, 28 Januari 2011
Belajar

Sabtu,8 Januari 2011

Beberapa hari yang lalu ,saya mengadakan kunjungan lapangan ke tempat-tempat agribisnis.Bertemu para pelaku bisnis yang sesungguhnya.Bertemu resiko yang sesungguhnya ,bertemu real agribisnis yang sebelumnya hanya saya pelajari di kampus.Sungguh pelajaran yang sangat berharga ,dimana saya bisa belajar langsung dengan mereka,orang-orang yang telah sukses berbisnis.Dan saya berharap saya bisa mengikuti jejak mereka.

Mulai dari bisnis perikanan oleh petani ikan yang telah menjangkau pasar domestic,peternak sapi perah yang bergabung dengan Koperasi Susu Sapi Perah.Dan di tutup oleh “tamparan” sukses dari Pa Rizal pengusaha tanaman Anggrek.Beliau adalah hasil buah pikiran dari Sang Entrepreneur Sejati Bob Sadino.Ya....Bob Sadino adalah inspirasi untuk Pak Rizal dan saya.

Yang saya inginkan adalah melakukan suatu perubahan bagi diri saya sendiri,bagi keluarga saya,dan bagi bangsa tercinta Indonesia.Lewat Entrepreneurship saya ingin merubah kondisi ekonomi mikro di keluarga saya dan makro di Indonesia tercinta.

Dengarlah doa hamba Ya Illahi,hamba yakin Engkau mendengar apa yang ada di lubuk hati hamba.Kabulkanlah Ya Allah.....Amien....

awan Jumat, 14 Januari 2011
Kamar Bertapa

Kamis,30 Desember 2010

Setiap orang besar selalu punya tempat untuk menyepi,menyendiri,mengakrabi sepi.Nabi Muhammad SAW,mengakrabi sepi di Gua Hira.Tempat beliau memecahkan masalah,berdialog dengan Tuhan dan hatinya,menerima wahyu sekaligus tugas yang sangat berat untuk beliau.Di saat kondisi diluar sana sudah cukup riskan untuk diakrabi,maka menyendiri adalah pilihan terbaik.

Begitupun saya,ruangan ini,kamar ni ,menjadi tempat saya menyepi.Berdialog dengan diri sendiri,berdialog dengan hati dan pikiran saya.Mata menatap langit-langit,pikiran mengukir segudang khayalan disana.Kalau bisa terlihat,pasti sudah sangat banyak coretan imajinasi di langi-langit kamar saya.Entah apa yang saya rasakan,akrab sekali saya dengan suara hening ini,suara angin malam,jam berdetak dan alunan music piano klasik yang selalu menemani saya merenung tentang segala hal. Saya bahagia,atau saya harus sedih karena sepi seperti ini? Ga tau lah...yang jelas saya menikmatinya....apapun kondisinya...

awan Senin, 03 Januari 2011
Meet Again...

Kamis,30 Desember 2010

Hai...Akhirnya setelah sekian lama ga nulis,saya kembali lagi buat ngasi coretan ga berarti disini.Udah sebulan lebih ga ngeposting rasanya kangen juga.Ada banyak hal yang saya lewatin bulan ini.Yang mungkin ga akan saya ceritakan semua.Bulan Desember,akhir taun ini mungkin sedikit berbeda buat saya.Setaun yang lalau,di bulan yang sama,tepatnya Desember 2009.Saya mengalami saat-saat yang cukup membuat saya depresi.Ya...kurang duit,banyak sekali masalah numpuk di otak saya waktu itu.Seorang sahabat dekat saya,yang sudah saya anggap sebagai saudara,Rizki Dwi Gusmy,sempat bersama saya mengalami hal yang sama.Dia merasa taun 2009 adalah taun yang buruk bagi kita berdua.

Waktu itu saya sempat berpikir untuk apa hidup seperti ini terus??Apa sih sebenernya maunya Tuhan ?Kenapa kita berdua terjebak di situasi yang sangat menyiksa seperti ini?Tanpa sadar air mata kami menetes waktu itu...Wah cowok-cowok bisa nangis juga?? Hehe...kita hanya manusia,hati kami juga tidak tebuat dari batu.Beban pikiran yang sudah sangat penuh di otak kami membuat kami meledak.Ya ...saya masih sangat ingat dengan masa-masa itu...

Seiring berjalannya waktu,saya dan sahabat saya berhasil melewati cobaan itu dengan susah payah.Dimana hasilnya bisa kami rasakan sekarang.Apa ini sudah berakhir?Tidak !! Ini baru permulaan perjalanan hidup kami.Masih banyak hal-hal yang harus saya lewati.Tapi saya sangat yakin sekali,bahwa perjalanan hidup saya akan diakhiri dengan akhir yang bahagia.I hope....Saya total surrender ke Allah SWT.Karena sebagus apapun rencana saya ,tetap Tuhan lah yang menentukan segalanya.Dia adalah Master Plan saya.

Well....2010 bentar lagi berakhir.Saya sangat bersyukur sekali Allah masih memeberikan saya umur panjang hingga saya bisa menutup tahun ini dengan ucapan Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin.Semua cobaan dan nikmat yang Engkau berikan selama ini sangat hamba syukuri Ya Allah.Semua ini membuat saya kuat dan membuat saya lebih memaknai hidup.Terima Kasih Ya Allah.Beikanlah hamba kekuatan untuk menghadapi tahun baru yang sebentar lagi datang .Jangan berikan hamba cobaan yang hamba tidak kuat menghadapinya Ya Allah.Tahun yang akan datang,hamba masih total surrender kepada-Mu...Amien...

awan
Perasaan yang aneh

Minggu,5 Desember 2010,tengah malam

Ada rasa tersendiri yang saya rasakan malam ini.Apa sebenarnya yang saya cari ? Pertanyaan itu tak juga ada jawabannya sampai sekarang.Uang banyak?Motor bagus? Bukan itu yang saya cari.Terbukti dengan saya punya penghasilan sendiri juga tidak membuat saya bahagia.Ada sedikit yang kurang sreg di hati saya....

Sekarang,pikiran saya melayang jauh ke rumah,kampung halaman saya.Saya merasa kangen banget berada disana.Ibu saya lagi apa?bagaimana kesehatannya?Ade-ade saya gimana?Sekolahnya gimana?Walaupun disana serba kekurangan,tapi saya merasa sangat bahagia berada disana.Kaya gini rupanya yang namanya kesepian.Sepi bener-bener sepi.Suara detik jam terdengar begitu kencang.Haaahhh...Ya Allah...saya ingin pulang............

awan
free counters